MENURUNKAN RISIKO ARTRITIS REUMATOID. Menyusui dalam kurun waktu cukup lama juga berkaitan dengan rendahnya risiko terkena gangguan artritis reumatoid, demikian hasil studi yang dimuat di jurnal Rheumatology. Sementara pada beberapa studi lainnya, menyusui dapat menurunkan kadar peradangan pada Mama yang mengidap artritis reumatoid. Q

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

MENURUNKAN RISIKO DIABETES TIPE 2. Studi dari Kaiser Permanente yang dimuat di jurnal Annals of Internal Medicine mengungkap, Mama yang secara eksklusif menyusui bayinya setidaknya selama dua bulan setelah bersalin dan Mama yang terus menyusui bayinya hingga beberapa bulan setelahnya, bisa menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 50%. Sementara Mama yang mengidap diabetes tipe 1 sebelum hamil juga cenderung membutuhkan lebih sedikit insulin selama masa menyusui, karena kadar gula darahnya mengalami penurunan.

MENURUNKAN RISIKO OSTEOPOROSIS. Menurut studi yang dimuat di jurnal Archives of Medical Science, masa laktasi memang dapat berpengaruh terhadap menurunnya kepadatan massa tulang, namun sifatnya hanya sementara. Ketika Mama mulai menyapih anaknya, kepadatan massa tulang akan kembali ke kondisi sebelum hamil, bahkan bisa lebih tinggi. Dalam jangka panjang, masa laktasi juga bisa membuat tulang lebih kuat dan menurunkan risiko osteoporosis.

MENJAUHKAN DARI PENYAKIT KARDIOVASKULAR. Data dari Women’s Health Initiative menunjukkan, Mama yang menyusui sekitar s bulan setelah persalinan pertamanya berpotensi 28% lebih kecil untuk menderita penyakit kardiovaskular, dibandingkan Mama yang tak pernah menyusui. Sementara, laporan dari lembaga Nurses’ Health Study memperlihatkan, Mama yang menyusui selama dua tahun atau lebih berisiko 23% lebih rendah terhadap penyakit jantung koroner. Semakin lama masa laktasi yang Mama lalui, semakin rendah faktor risiko terhadap penyakit kardiovaskular. Penghitungan masa laktasi ini bisa secara akumulatif dari beberapa anak yang pernah Mama susui secara eksklusif.

MENCEGAH KAMBUHNYA MULTIPLE SCLEROSIS. Pemberian ASI eksklusif selama dua bulan saja sudah bisa menurunkan risiko kekambuhan selama 6 bulan pertama pasca-persalinan pada Mama yang mengidap multiple sclerosis (MS), dibandingkan dengan Mama pengidap MS yang tidak menyusui secara eksklusif, demikian laporan yang dimuat di JAMA Neurology.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *